Akar Karya Antique Toko Furniture Mebel Jepara Terlengkap dan Terpercaya yang memberikan design serta produk kualitas terbaik.

Services

akarkarya.com merupakan platform situs belanja furniture online terpercaya di Indonesia yang menjual beragam produk kualitas terbaik serta menyediakan beragam gaya dan desain terbaru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap furniture idaman yang dibutuhkan seluruh masyarakat Indonesia.

Seiring berkembangnya teknologi, semakin banyak aktivitas yang dilakukan secara digital, lebih mudah dan praktis, termasuk kegiatan pembelanjaan yang kini semakin marak dilakukan secara digital, baik melalui komputer, laptop, hingga smartphone yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja. Kami selalu memberikan penawaran kepada Anda dengan produk-produk yang murah di bandingkan dengan yang lain.

Kulit Asli

Busa Royal Foam Or LJ

Kayu Solid & Kering

Finishing Terbaik

1
Klien
1
Pekerjaan
1
Projek
1
Penjualan

Proses Yang Kami Lakukan

1. Mendapatkan Bahan Berbentuk Log

Tahap pertama adalah mendapatkan bahan utama yang masih berbentuk log atau yang biasa juga disebut dengan kayu gelondongan. Di tahap pertama ini, kayu masih berbentuk batangan besar karena baru saja ditebang. Untuk mendapatkan kayu yang berkualitas tinggi, diperlukan kayu yang sudah berumur tua. Pada beberapa jenis kayu juga dilakukan proses pengupasan kulit untuk percepatan pengeringan kayu. Setelah itu, barulah kayu dipotong sesuai dengan keinginan

2. Pemotongan Kayu

Agar bisa diproses lebih lanjut, log perlu dipotong sedemikian rupa sehingga dimensi kayu sesuai dengan ukuran alat pengering atau ukuran furniture yang akan dibuat. Biasanya, pemotongan kayu dari bentuk log dibuat lembaran dengan ketebalan 3 hingga 15 sentimeter. Mesin yang digunakan untuk memotong kayu adalah bansaw atau gergaji pita.

Salah satu tahap yang paling penting adalah pengeringan kayu. Kayu harus dikeringkan karena memang sifat fisiknya yang dapat berubah bentuk seiring dengan berubahnya kadar kandungan air di dalam kayu. Pengeringan juga dapat berguna untuk melindungi kayu dari berbagai serangga dan penyakit sehingga kayu lebih awet dan kuat. Pengeringan dapat dilakukan di luar ruangan dengan mengandalkan sinar matahari atau dengan memasukkan kayu ke dalam oven.

3. Pemotongan Kayu

4. Pembentukan Kayu Sesuai Bentuk Furniture

Setelah proses pengeringan, kayu yang paling ideal dibelah dan dipotong sesuai dengan ukuran atau bentuk furniture yang ingin dibuat. Selain itu, pada tahap ini juga dilakukan pemeriksaan kualitas bahan untuk mengecek cacat alami kayu. Pengerjaan pada tahap ini biasanya menggunakan mesin gergaji atau ripsaw.

5. Penyerutan Kayu

Kayu yang telah berbentuk balok masuk ke bagian penyerutan untuk menghilangkan tekstur kayu yang masih kasar dan menentukan ukuran pasti untuk furniture yang akan dibuat. Proses ini akan membuat tekstur kayu menjadi lebih halus. Kemudian baru dilakukan pengeboran untuk membuat lobang pada sistem perakitan.

6. Pengamplasan Kayu

Proses selanjutnya adalah tahap pengamplasan untuk mendapatkan tingkat kehalusan sesuai keinginan. Beberapa produk ada yang harus dilakukan pengamplasan sebelum dirakit. Namun, ada juga yang diamplas setelah barang jadi yaitu furniture berukuran besar seperti lemari, pintu, atau meja besar yang tidak memiliki sudut sempit. Pengamplasan pada bidang kecil dan sempit menggunakan amplas manual atau tangan. Untuk produk yang lebih besar bisa menggunakan mesin untuk mempercepat proses pengamplasan.

7. Perakitan Furniture

Setelah kayu siap, proses selanjutnya adalah perakitan. Apabila produk tersebut adalah produk knock down atau lepasan, maka proses perakitan bisa dilakukan setelah finishing. Namun, untuk pintu atau laci biasanya akan dilakukan perakitan terlebih dahulu.

8. Finishing

Sebelum barang siap dikirim, ada proses penyelesaian atau finishing. Proses ini merupakan tahap akhir pada proses pembuatan furniture. Pada tahap ini, tukang mebel akan memberikan lapisan pada kayu agar terlihat indah dan elegan, sekaligus memberikan perlindungan pada kayu. Tahap ini juga sekaligus menjadi langkah penyelesaian untuk memastikan tidak ada cacat dan furniture telah siap kirim.

9. Pengiriman Furniture

Setelah semua tahap terlewati, maka barang sudah siap untuk masuk ke tahap pengemasan dan dikirim ke toko atau pembeli. Tahap pengemasan dan pengiriman barang ini juga harus diperhatikan dengan baik agar barang tidak mengalami kerusakan saat sampai pada pemesan.

Ternyata proses produksi furniture memerlukan tahapan yang panjang ya? Tiap tahapan dilakukan dengan sebaik mungkin untuk memastikan kualitas dari furniture yang saat ini ada di rumah Anda.

Kenapa Harus Memilih Kami

Tahan Lama

Kontruksi Kuat dan Kokoh

Berkualitas

Harga Terjangkau Semua Kalangan

Custom Produck

Desain